UNTUK TINGKATKAN KOMPETENSI HUMAS DI ERA DIGITAL
Bandung, 5 Desember 2025 — Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) Bandung bekerjasama dengan Yayasan Taruna Bakti Bandung menyelenggarakan Public Relations Workshop bertema “How to Become a Great Public Relations in Digital Era” pada 2-3 Desember 2025, sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme praktisi Humas dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital. Kegiatan pelatihan digelar di Yayasan Taruna bakti Bandung, yang diprioritaskan untuk membekali staf Yayasan Taruna Bakti agar mampu menguasai kehumasan modern dan siap berkembang menjadi PR profesional, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang serba digital dewasa ini.
Ketua BPC Perhumas Bandung, Dr. Indra Ardiyanto, M.I.Kom., menyampaikan sambutan secara virtual bahwa, di era yang semakin terhubung, komunikasi yang efektif dan strategis menjadi kunci dalam membangun citra positif serta menjaga hubungan harmonis antara lembaga dan publik. Karena itulah pelatihan tersebut diselenggarakan untuk membekali para karyawan, jajaran yayasan, dan pengajar dengan pengetahuan serta keterampilan kehumasan yang relevan. “Melalui workshop ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami peran dan fungsi Humas, etika kehumasan, serta teknik komunikasi yang efektif, baik lisan maupun tulisan. Selain itu, pelatihan juga akan membahas pembuatan konten media sosial yang kini menjadi sarana penting untuk menjangkau audiens di era digital”, tuturnya.

Sementara itu Manager Umum Yayasan Taruna Bakti, Prima bagus Indarjaya, S.H., M.H., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelatihan Public Relations bersama para narasumber merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas komunikasi dan kehumasan di lingkungan Yayasan Taruna Bakti. “Kami berkomitmen mengembangkan peran Humas agar komunikasi lembaga semakin profesional, terarah, dan siap menghadapi dinamika publik. Pengalaman kami dalam menangani berbagai tantangan, termasuk saat menghadapi kasus viral yang menguji kepercayaan masyarakat, menjadi bukti bahwa komunikasi yang tepat merupakan fondasi dalam menjaga citra lembaga. Lebih lanjut, ia menyebut “melalui workshop ini, saya berharap seluruh peserta bersemangat mengasah kemampuan kehumasan agar semakin siap menjaga reputasi lembaga, membangun hubungan baik dengan publik, dan menghadapi situasi krisis secara profesional.” demikian pungkasnya.
Wakil Ketua 1 BPC PERHUMAS Bandung, Yuni Mogot, yang hadir juga selaku nara sumber, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa profesi Humas kini berperan strategis dalam membantu manajemen dalam membangun reputasi organisasi, mengelola komunikasi publik, dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui strategi digital yang transparan, efektif, dan beretika.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mencakup Peran strategis Public Relations dalam organisasi modern, Strategi komunikasi dan produksi konten digital, Pengelolaan reputasi dan komunikasi krisis di media daring, Prinsip digital public engagement serta etika PR di era digital.
Selain pemaparan materi, workshop juga dilengkapi praktik penyusunan digital campaign, analisis studi kasus, serta simulasi penanganan isu krisis berbasis media sosial. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui presentasi dan diskusi yang berlangsung aktif dan interaktif.
Empat orang nara sumber dihadirkan pada gelaran workshop tersebut, antara lain, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., Dr. Martha Tri Lestari, S.Sos., M.M., Dr. Trie Damayanti, S.Sos., M.Si., dan Dr. Dyah Rahmi Astuti, M.Si., CPR. Melalui kegiatan tersebut, BPC PERHUMAS Bandung semakin menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kehumasan nasional melalui pelatihan, jejaring profesional, dan kolaborasi antarpraktisi. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung para Staf Yayasan Taruna Bakti untuk mampu menerapkan kehumasan modern di dunia pendidikan dan mengembangkan kompetensinya menuju standar PR profesional.







Discussion about this post