• Beranda
  • Blog
  • Halaman Utama
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Info Aktual
  • Dentang Artipena
  • TPKSDA Citarum
  • Komunikasi Kebangsaan
  • MCJJ Istimewa
  • Kajian Akademisi
  • TBM Smart Garden
  • Info FPK Jabar
  • ICMI Cimahi
  • Perhumas Bandung
  • Indikasi Unpad
  • BKOW
  • Pustaka
  • Perhumas Bandung
  • Citarum Institute
No Result
View All Result
  • Info Aktual
  • Dentang Artipena
  • TPKSDA Citarum
  • Komunikasi Kebangsaan
  • MCJJ Istimewa
  • Kajian Akademisi
  • TBM Smart Garden
  • Info FPK Jabar
  • ICMI Cimahi
  • Perhumas Bandung
  • Indikasi Unpad
  • BKOW
  • Pustaka
  • Perhumas Bandung
  • Citarum Institute
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Info Aktual
  • Dentang Artipena
  • TPKSDA Citarum
  • Komunikasi Kebangsaan
  • MCJJ Istimewa
  • Kajian Akademisi
  • TBM Smart Garden
  • Info FPK Jabar
  • ICMI Cimahi
  • Perhumas Bandung
  • Indikasi Unpad
  • BKOW
  • Pustaka
  • Perhumas Bandung
  • Citarum Institute
Home TPKSDA Citarum

Solusi Mendasar Atasi Sampah Citarum

Eki Baihaki by Eki Baihaki
Februari 13, 2025
in TPKSDA Citarum
Solusi Mendasar Atasi Sampah Citarum
3
VIEWS

PERTENGAHAN Juni 2024, Sungai Citarum, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan karena terjadinya tumpukan sampah yang menggunung di bawah jembatan Babakan Sapan Bandung Barat. Sungai Citarum sempat tertutupi pulau sampah sekitar 3 kilometer diperkirakan ada 200 ton sampah yang mengambang. Diperlukan solusi mendasar, di antaranya harus ada perubahan paradigma pengelolaan sampah dari “Kumpul-Angkut-Buang” menjadi paradigma “Pilah-Kumpul-Manfaatkan”, sehingga tidak lagi memandang sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna. Implementasi tata kelola manajemen sampah tuntas di darat, sehingga selanjutnya tidak akan mencemari sungai, utamanya pada desa yang ada di sepanjang bantaran Sungai Citarum.

Sampah mesti dipandang sebagai bahan/sumber daur ulang yang dapat dimanfaatkan. Permasalahan sampah adalah problem terstruktur, sistematis dan masif. Volume sampah akan terus bertambah seiring pertambahan jumlah penduduk, sementara tata kelolanya belum optimal. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tahun 2023 timbunan sampah di Sungai Citarum diperkirakan mencapai 3,4 juta ton. Pemangkasan Anggaran Pendidikan Tinggi Bisa Picu Biaya Kuliah Naik Artikel Kompas.id Pemangkasan Anggaran Pendidikan Tinggi Bisa Picu Biaya Kuliah Naik Sampah yang terkelola baru mencapai 37,3 persen. Artinya dari 3,43 juta ton sampah di 2023, baru 1,27 juta ton yang berhasil dikelola, sementara 62,7 persen belum mampu terkelola. Permasalahan sampah tidak bisa dilepaskan dari pandangan hidup dan gaya hidup manusia modern yang terjebak paham hedonisme, materialisme, dan pragmatisme. Perilaku yang berdampak dan berpotensi besar menghasilkan limpahan sampah yang tidak terkendali, tanpa diiringi kesadaran dan tanggung jawab untuk mau mengurangi, memilah dan membuang pada tempatnya agar tidak menimbulkan bencana. Diperlukan ikhtiar besar semua komponen bangsa secara terstruktur, sistematis, dan masif bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama. Harus ada komitmen dan kebijakan kuat perang melawan sampah Sungai Citarum, mengingat nilai strategis Sungai Citarum bagi masyarakat Jawa Barat, bahkan nasional. Kebijakan dan Strategi Nasional dalam Pengelolaan Sampah mensyaratkan “Pengelolaan sampah harus dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan serta dapat mengubah perilaku masyarakat”. Reformasi dalam sistem tata kelola persampahan harus mencakup perencanaan yang holistik, keandalan teknis, ketersediaan pendanaan, kapabilitas kelembagaan, serta penegakan hukum dan hadirnya partisipasi masyarakat secara signifikan Dalam mewujudkan reformasi tersebut dibutuhkan kolaborasi, inovasi dan niat kuat dari seluruh pemangku kepentingan tidak hanya peran dari Pemerintah, juga unsur akademisi, komunitas, unsur bisnis dan media agar reformasi tata kelola pengelolaan sampah dapat terwujud. Manajemen Pengelolaan Sampah Terpadu Tuntas di Tempat (MPS3T) adalah hasil riset akademisi UNPAS kolaborasi dengan BBWS Citarum untuk mewujudkan sistem manajemen tata kelola sampah yang kuat, integratif dan kolaboratif. Halaman Berikut

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Solusi Mendasar Atasi Sampah Citarum “, Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2024/06/21/11460101/solusi-mendasar-atasi-sampah-citarum.

Editor : Sandro Gatra

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Tulisan Terkait

Citarum Bersih Sampah: Doa yang Menggema dan Ujian bagi Pemimpin Ekologis
TPKSDA Citarum

Citarum Bersih Sampah: Doa yang Menggema dan Ujian bagi Pemimpin Ekologis

Desember 7, 2025
Diskusi Ekologis Citarum Institute bersama Kodiklatad
TPKSDA Citarum

Diskusi Ekologis Citarum Institute bersama Kodiklatad

Desember 4, 2025
Banjir Bandang, Citarum dan Kepemimpinan Ekologis
TPKSDA Citarum

Banjir Bandang, Citarum dan Kepemimpinan Ekologis

Desember 1, 2025
Next Post
Video – Kampung Cendekia Cimahi, Revitalisasi Peradaban Islam Rahmatan Lil Alamin

Video - Kampung Cendekia Cimahi, Revitalisasi Peradaban Islam Rahmatan Lil Alamin

Discussion about this post

Terkini

Surat Terakhir Anak Malang Yang Mengguncang Kemanusiaan Kita

Surat Terakhir Anak Malang Yang Mengguncang Kemanusiaan Kita

Februari 5, 2026
Silaturahmi Walikota, Wakil dan Ketua DPRD Cimahi ke Smart Library Garden

Silaturahmi Walikota, Wakil dan Ketua DPRD Cimahi ke Smart Library Garden

Januari 25, 2026
Merawat Akselerasi “Cimahi Zero TPA” Tanggung Jawab Kita Semua

Merawat Akselerasi “Cimahi Zero TPA” Tanggung Jawab Kita Semua

Januari 19, 2026
Ketika Pemimpin Hadir di Tengah Luka

Ketika Pemimpin Hadir di Tengah Luka

Januari 13, 2026

Menyajikan berita dan artikel yang informatif, edukatif & kolaboratif

© 2025 DentangId

No Result
View All Result

© 2025 DentangId